Liburan akhir tahun adalah waktu liburan yang ditunggu oleh anak-anak, dengan alasan selama liburan mereka tidak harus mengerjakan tugas atau pr (kan libur kenaikan kelas), dan liburnya lama banget (1,5 bulan).
Sesuai permintaan anak-anak (dan janji orangtuanya), liburan akhir tahun (21 November – 27 November 2011) ini kita pergi menjelajahi Hong Kong and Macau . Tujuan utama anak-anak tentunya Disneyland dan Ocean Park, ditambah toko mainan, kalau dua-duanya udah dapat mereka akan dengan tenang mengikuti kemanapun ayah dan ibunya pergi.
Senin tengah hari kita mendarat di Hong Kong, disambut udara yang cukup sejuk…..sesuatu yang langka bagi kami yang tinggal di Singapura (bahkan waktu kami masih tinggal di Jakarta)….ini yang bikin anak-anak dan ayahnya senang (udara sejuk), sementara ibunya harus banyak bergerak dan banyak berhenti beli minuman panas:).
Sesuai permintaan anak-anak (dan janji orangtuanya), liburan akhir tahun (21 November – 27 November 2011) ini kita pergi menjelajahi Hong Kong and Macau . Tujuan utama anak-anak tentunya Disneyland dan Ocean Park, ditambah toko mainan, kalau dua-duanya udah dapat mereka akan dengan tenang mengikuti kemanapun ayah dan ibunya pergi.
Senin tengah hari kita mendarat di Hong Kong, disambut udara yang cukup sejuk…..sesuatu yang langka bagi kami yang tinggal di Singapura (bahkan waktu kami masih tinggal di Jakarta)….ini yang bikin anak-anak dan ayahnya senang (udara sejuk), sementara ibunya harus banyak bergerak dan banyak berhenti beli minuman panas:).
Tujuan pertama di hari pertama setelah check in adalah the Peak Hong Kong dengan menggunakan tram kita menuju ke the Peak……anak-anak senang dengan pengalaman naik tram dan sangat menikmati pemandangan Hong Kong dari Sky Terace 428, the view is amazing. Karena masih bertempat di lokasi yang sama, kita pun menyempatkan diri untuk “berphoto bersama para selebriti” di Madame Tussauds . Setelah nongkrong di Pacific Place Coffe, anak-anak masih ingin naik ke Sky Terace, katanya kali ini ingin melihat Hong Kong di waktu malam….jadi lah kami naik lagi….di malam hari udara semakin menggigit ditambah dengan angin yang berhembus kencang……acara hari pertama ditutup dengan makan malam di Cause Way Bay.
Hari ke dua adalah harinya anak-anak, is Disneyland time……mereka bangun pagi-pagi dan dengan tidak sabar segera bersiap. Sesampainya di sana mereka lari-lari kegirangan…he…he….alhamdulillah karena bukan hari libur jadi antrian tidak terlalu panjang, bahkan untuk beberapa permainan mereka bisa naik sampai berkali-kali. Kesenangan Kanaya bertambah dengan berbelanja apa saja (yang dia mau) di toko souvenir…..pokoknya kalau menurut Kanaya semua harus dibeliin oleh-oleh:). Acara hari ke dua ditutup dengan “menemani” ayah membeli "mainannya" di Kowloon….apalagi kalau bukan perlengkapan photographi. Menu Dinner malam ini adalah Vietnam Noodle at Pho 24 – Kowloon.
Hari ke tiga diawali dengan sarapan di Sogo – Tsim Sha Tsui ….seperti biasa tidak lengkap rasanya liburan kami kalau tidak mengunjungi museum, jadi setelah sarapan kita menyempatkan diri mengunjungi Hong Kong Museum of History, selain bangunan tinggi, museum adalah tempat yang bisa bikin Abhy (dan ibunya) betah berjam-jam di dalamnya, dan setelahnya ngomong tidak berhenti-henti seperti tour guide:).
Setelah makan siang, perjalanan selanjutnya adalah menuju Hong Kong China ferry terminal yang terletak di China Hong Kong City, untuk naik ferry ke Macau. Waktu perjalanan dari Hong Kong – Macau dengan menggunakan Ferry adalah 45 menit, dan anak-anak cukup menikmati perjalanannya. Seperti sudah kami perkirakan sebelumnya kedatangan kita di Macau disambut dengan berbagai promosi hotel (termasuk tempat judinya)…..pokoknya segala jenis ada…….
Perjalanan dari ferry terminal ke tempat hotel kami menginap, memakan waktu hanya 10 menit. Pilihan yang tepat, karena tempatnya ditengah kota dan dekat dengan place of interest (yang bukan berjenis casino)…just within a walking distance, dan tidak terlalu susah untuk cari makan. Jadi malam pertama di macau dihabiskan dengan berjalan kaki menyusuri daerah sekitar hotel dan makan malam di Eskimo Caffe.
Banyak orang bertanya, bersama anak-anak, apa yang bisa dilihat di Macau? Kalau senang menjelajah daerah baru dengan berjalan kaki, maka Macau merupakan pilihan yang lebih menyenangkan daripada Hong Kong……tapi memang kondisi jalannya adalah perbukitan, jadi naik dan turun….tapi pemandangan dan gedung-gedungnya sangat khas….dan tidak terasa seperti kota metropolis……mungkin di tambah dengan udara yang dingin jadi suasana terasa berbeda....ditambah kotanya cukup bersih.
Hotel kami terletak di kaki bukit Colina Da Guai, maka hari ke dua di Macau kami manfaatkan untuk berjalan kaki menjelajahi daerah tersebut…..melihat orang memulai aktifitas, sungguh sesuatu yang berbeda dan menyegarkan. Setelah itu dengan menggunakan shuttle bus, kali ini kembali untuk memenuhi “kesenangan” Abhy, kami melawat ke Macau Tower …..Kanaya meminta dengan sangat untuk dapat mencoba sky walk or bungee jumping….but it is no…no….maklum ayahnya takut ketinggian, ibunya takut ketinggian….jadi harap puas dengan melihat dari dalam Tower aja yah Nak. Setelah puas melihat Macau dari atas tower, ayah dan abhy sibuk berphoto-photo….wah Abhy itu kalau udah melihat tower or bridge langsung jadi narsis……sementara ibu dan adiknya sibuk memilih menu kopi dan snack di coffe shop….inilah beda lelaki dan wanita.
Perhentian berikutnya adalah Venetian Macau, ini mah akibat keracunan Boys Over Flower ...…..jadilah menjadikan tempat ini sebagai “must go” dalam list liburan kali ini. Basically nothing much to see in here……shooping Mall, hotel-hotel (Hard Rock, Hyatt, City of Dream, dll) dengan fasilitas casinonya yang “wah”, gondola, macam-macam butik, coffe shop, restaurant….that’s it, jadi setelah makan siang, muter-muter dan photo-photo, perjalanan kami lanjutkan kembali ke kota Macau.
Judul kali ini adalah historical walk. Melihat bangunan tua, toko-toko, bahkan artis jalanan merupakan keunikan tersendiri……apalagi Abhy berkesempatan membantu salah seorang artis jalanan perform di depan St Dominic. Perjalanan kali ini termasuk tinjauan ke Ruins of St. Paul’s, Macau Museum dan Fortaleza do Monte, it was an amazing experience and the kids love it so much. Setelah itu kami menjelajahi pasar malam yang ada di sekitarnya…..seperti biasa, hari pun ditutup dengan berbelanja segala macam (entah apa)…….waktu “pertama” memulai kegiatan belanja, niatnya adalah beli oleh-oleh, begitu sampe hotel ternyata barang buat dipake sendiri malah lebih banyak dari oleh-olehnya:)
Hari berikutnya dibuka dengan mendaki Guia Fortress, untuk melihat dari dekat Guia Chapel, Guia Lighthouse, Guia Fortress. Macau from this side is so amazing…..selain kehidupan malam dan tempat judinya, Macau adalah tempat yang indah, tenang, bersih dan hidup…..not like other metropolitan city……next destination, are Golden Lotus Flower Statue dan Museum Grand Prix, kalau sudah yang namanya menjelajah museum bersama Abhy, harus sabar…..karena semua harus dilihat dan dibaca…..Wine museum berlokasi tepat di depan Grand Prix Museum, tapi we just passed this one…….kata Abhy kita kan tidak minum wine. Selesai sudah kunjungan kita di Macau dan kitapun harus melanjutkan perjalanan kembali ke Hong Kong.
Kita merapat di Hong Kong tepat pada hari Jum’at 25 November 2011 pukul 16.30 waktu Hong Kong….langsung menuju ke Hotel, yang ternyata jauh banget dari kota karena berlokasi New Hong Kong Territory. Lokasinya sebenarnya cukup nyaman (kalau cuma untuk istirahat)…kamarnya besar, bersebelahan dengan shooping Mall, bus terminal dan train stasiun…..tapi tetap dibutuhkan waktu +/- 45 menit untuk sampai ke kota……untung anak-anak tidak complaint. Dinner malam ini kita kembali menjelajahi Cause Way Bay, menunya adalah Indonesian Food .
Sabtu 26 November 2011 kembali menjadi harinya anak-anak…..is Ocean Park day, menurut kami Ocean Park lebih menarik dan lebih variatif daripada Disneyland, mungkin dengan usia anak-anak yang sudah dibilang bukan (terlalu) kecil lagi, permainan di Ocean Park lebih banyak dan “menantang”…….tapi karena kunjungan kita adalah di hari sabtu, yah harus bersedia menerima konsekwensi ngantri agak lama…but it was fun. Setelah puas main, malam itu kita habiskan di Mong Kok tentunya dengan alasan yang sama, cari oleh-oleh (yang pada akhirnya malah banyakan beli buat konsumsi sendiri)…..anak-anak (dan bapaknya) kagum dengan kebolehan ibunya menawar di Ladies Market, pertama karena ibunya bukan tipe yang pinter menawar…...karena suka lupa saking asyiknya belanja:), ditambah nawarnya dengan menggunakan kemampuan bahasa mandarin yang mendasar banget (paling tidak ada bukti hasil kursus selama ini)…..jadi mereka juga semangat nunjuk macam-macam, hanya karena pengen lihat ibu beraksi. Setelah itu kita jalan kaki menyusuri pasar malam menuju Olimpia Plaza …..yes Olimpia Plaza is just a shopping mall, anak-anak pengen ke Toys R Us….sesuatu yang sebenarnya di Singapore juga ada….tapi mau bagaimana lagi, orang tua selalu kalah dengan anak, jadilah kita tutup hari itu dengan makan malam di Olimpia Plaza (dengan hasil akhir kembali ke hotel dengan membawa tentengan yang seabrek-abrek).
Minggu 27 November 2011…..waktunya pulang, sengaja kita melakukan early check in, karena keukeuh pengen melakukan last minute shooping……jadi setelah check in dan segala macam, kita masih punya banyak waktu untuk ke Cause Way Bay and Tsim Sha Tsui, sekalian pengen nyobain naik kereta dari airport ke kota….yang ternyata jauh lebih cepat dan murah daripada kalau naik taxi or nyewa mobil……selesai dengan semua oleh-oleh, photo-photo dan belanja buat diri sendiri….kita kembali ke airport, karena masih ada waktu, ada aja yang akhirnya dibeli (lagi) di airport, alasannya apalagi kalau bukan ngabisin uang receh, kurang beli oleh-oleh buat ini itu, dll…alhasil bener perkiraan semula, koper cadangan yang dibawa dalam keadaan kosong menjadi penuh banget dan masih harus ditambah dengan beberapa tentengan yang harus dibawa masuk ke kabin……..Sampe Singapore tengah malam, dan besoknya harus mulai kerja lagi deh (untuk membayar liburan kali ini). Sementara anak-anak akan melanjutkan liburannya di Jakarta deh…

0 comments:
Post a Comment